Chathaulos, Hadirkan Ulos dalam Nuansa Kekinian

Selama ini Ulos identik dengan upacara adat. Kain khas Batak ini memang sering terlihat saat prosesi adat, mulai dari pernikahan, kelahiran hingga kematian. Melihat corak Ulos yang cantik-cantik, saya sebenarnya ingin memakainya. Namun ragu, apakah boleh saya memakainya. Keraguan saya terjawab, kemarin saya bertemu ibu Martha Simanjuntak. Saya dan teman-teman blogger lainnya menghadiri acara launching Chathaulos. Kami pun belajar banyak tentang Ulos.

Ulos

Ulos adalah kain tradisional khas Batak. Dari asal katanya ulos berarti kain. Ulos diartikan sebagai selimut yang menghangatkan tubuh. Melindungi dari terpaan udara dingin. Menurut kepercayaan leluhur Batak, ada tiga sumber yang memberi panas pada manusia. Yaitu matahari, api dan ulos
Ulos memiliki makna yang sakral bagi masyarakat batak. Di Batak ada tradisi mangulosi, yaitu memberikan ulos. Mangulosi bukan sekadar pemberian hadiah biasa, karena ritual ini mengandung arti yang cukup dalam. Mangulosi melambangkan pemberian restu, curahan kasih sayang, harapan dan kebaikan-kebaikan lainnya. Misalnya orangtua yang memberikan ulos kepada anaknya saat upacara pernikahan. Ulos yang diberikan dari orangtua ini harus disimpan baik-baik.

Chathaulos

Berawal dari kecintaan terhadap leluhurnya, ibu Martha merintis Chathaulos. Chathaulos terinspirasi dari sepenggal kalimat “Ijuk pengihot ni nodong, Ulos pangihot ni holong” artinya, Jika ijuk adalah pengikat pelepah, maka ulis adalah pengikar kasih sayang antar sesama.

Chathaulos ingin membuat ulos sebagai hasil karya seni dengan nilai estetika tinggi dan semangat modern. Sehingga nantinya banyak orang yang memakai ulos seperti banyak orang yang memakai batik.

Jenis Ulos

Kain ulos memiliki banyak jenis yang beragam. Selain dianggap sakral, ulos juga menunjukkan adanya stratifikasi sosial masyarakat Batak. Tidak semua jenis ulos bisa dipakai secara bebas.
Di Chathaulos ini, ibu Martha menggunakan tiga jenis ulos yang bisa digunakan secara bebas. Namun meskipun begitu, sebagai orang Batak, bu Martha tetap menjunjung tinggi nilai ulos. Salah satunya tidak menggunakan ulos untuk bahan bawahan, misalnya rok ataupun celana. Atau tidak membuatnya terpotong.
Jenis-jenis ulos yang digunakan di Chathaulos adalah

💠 Ulos Sadum Angkola / Ulos Godang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ulos jenis ini dikenal memiliki corak dan warna paling menarik. Biasanya ulos ini diberikan kepada anak kesayangan.

💠 Ulos Ragi Hotang

Hotang dalam bahasa Batak artinya rotan. Ulos ini biasanya diberikan saat upacara pernikahan. Tujuannya agar sepasang pengantin memiliki ikatan rasa yang kuat.

💠 Ulos Mangiring

Ulos maniring memiliki motif corak yang beriringan. Ulos jenis ini banyak digunakan untuk menggendong bayi. Kain ulos mangirim biasanya memiliki warna biru, hijau, kuning, merah, dan benang emas. Warna dasar yang banyak di tenun diantaranya hitam dan merah.

Produk Chathaulos

Berawal dari mimpi agar semua orang bisa memakai ulos, Chathaulos memiliki banyak produk yang beragam. Produk-produk ulos yang ada di Chathaulos adalah
1. Outwear
2. Kemeja
3. Atasan
4. Dress
5. Wearpack
6. Blazer
7. Brokat
8. Hande-Hande / Selendang Sadum Toraja
9. Cocktail Dress
Di Chathaulos juga bisa pesan model dan ulos sesuai selera. Tetapi ada juga yang sudah ready. Dengan berbagai ukuran ; M, L, XL dan XXL.
Kedepanya Chathaulos akan mengahdirkan ulos dalam bentuk jaket hoodie. Selain itu juga akan berinovasi membuat busana ulos bagi hijabers.

Harga Ulos

Harga ulos yang ada di Chathaulos dibandrol mulai harga Rp. 500.000 keatas. Harga ini memang sesuai untuk proses pengerjaan ulos yang dibuat secara handmade.
Namun ibu Martha akan berusaha menekan harga produksi ini. Memproduksi ulos dengan bahan yang terjangkau tetapi tetap menghasilkan corak yang menarik.

Outlet Pertama

Chathaulos diambil dari gabungan nama ibu Martha dan suaminya. Cha (Charles) dan Tha (Martha). Penggunaan nama ini bertujuan agar selalu mengingat bahwa ada dukungan penuh dari suami dalam bisnis ini. Selain itu agar bisnis ini dibangun secara all out, selayaknya membangun sebuah rumah tangga.
Chathaulos ini diluncurkan pertama kali pada Desember 2018. Sebelumnya hanya melayani penjualan via online. Memanfaatkan berbagai macam sosial media yang ada.
Namun ternyata, penjualan online saja tidak cukup. Berdasarkan permintaan pasar, Chathaulos pun membuka outlet pertamanya. Surabaya dipilih menjadi kota pertama. Alasannya adalah ternyata pelanggan Chathaulos kebanyakan berasal dari Surabaya. Selain itu Surabaya juga merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Jadi cukup menjanjikan untuk memasarkan Chathaulos di Surabaya

Cara Pesan Chathaulos

Buat kamu yang ada di luar kota Surabaya, jangan khawatir kamu tetap bisa memesan Chathaulos secara online. Caranya cukup mudah.
Pertama, kamu pilih dulu baju Ulos ready to wear/custom melalui nomor official Chathaulos.
Kedua, isi format pemesanan seperti nama, alamat lengkap, nomor HP, produk yang akan dibeli, dan ukurannya.
Ketiga, bayar DP 50%. Produk akan dibuat setelah DP sudah ditransfer.
Keempat, pesanan akan selesai 5 hari kerja dan di luar waktu pengiriman. Harga yang tertera belum termasuk ongkos kirim ya.
Sedangkan buat kamu yang ada di Surabaya, kamu bisa datang langsung ke outlet Chathaulos. Letaknya di Area Business Centre
Apartemen Taman Melati Surabaya
Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya. Disini kamu bisa melihat langsung berbagai jenis kain ulos dan berbagai produk yang sudah ready.
Refrensi : https://www.deestories.com/2019/09/chathaulos-hadirkan-ulos-dalam-nuansa.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Live Chat