Soft Launching Chathaulos Surabaya, Inovasi Fashion Yang Memegang Nilai Tradisi

Pengaruh ragam budaya Indonesia yang tertuang dalam keseharian tidak hanya makanan. Salah satunya lainnya adalah pakaian yang menjadi kebutuhan utama. Setiap daerah di Indonesia memiliki khasnya masing-masing. Bahkan kain yang menjadi bahan baku utamanya juga beragam.

Di Jawa sendiri terkenal dengan kain batik, kini kain batik sudah mengalami berbagai sentuhan inovasi dan bisa dikenakan dalam keseharian. Kain tenun lurik pun kini sudah mulai banyak dikembangkan menjadi berbagai produk fashion.

Semangat untuk membawa kain tradisional agar terus bisa familiar dari masa ke masa seperti ini yang membuat Martha Simanjuntak melahirkan Chathaulos. Sebuah lini fashion yang berinovasi membawa Ulos, kain tradisional Batak agar bisa seperti Batik saat ini.

Ulos Kain Tradisional Batak

 

Ulos adalah kain yang asli dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatera Utara. Cara pembuatannya ditenun dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) oleh perempuan Batak. Secara harfiah Ulos berarti selimut yang menghangatkan tubuh dan melindungi dari terpaan udara dingin. Masyarakat Batak sendiri dalam budayanya mengenal 3 konsep kehangatan, yaitu matahari, api, dan Ulos.

 

“Ijuk Pangihot Ni Hodong, Ulos Pangihot Ni Holong.”

 

Ungkapan Masyarakat Batak ini memiliki arti “jika ijuk adalah pengikat pelepah pada batangnya maka Ulos  adalah pengikat kasih saying antar sesama.”

Oleh karena itu dalam masyarakat Batak ada tradisi Mangulosi. Tradisi ini merupakan ritual pemberian kehangatan kasih sayang kepada penerimanya. Aturan penting yang harus kita ketahui dalam tradisi mangulosi adalah seseorang hanya bisa mangulosi seseorang yang secara silsilah berada di bawahnya. Seperti Ibu yang bisa mangulosi anaknya tapi anak tidak boleh mangulosi orang tua.

 

Chathaulos Berinovasi Dengan Memgang Nilai Tradisi

Ibu Martha Bersama Suami

 

Seperti yang sempat saya singgung di atas bahwa Soft Launching Chatha Ulos Surabaya, Inovasi Fashion Yang Memegang Nilai Tradisi. Pada 19 September 2019 lalu bertempat di Business Center Apartemen Taman Melati, Chathaulos melakukan soft launching toko offline mereka di Surabaya.

Sebelumnya Chathaulos telah memulai bisnisnya sejak Desember 2018 secara online. Tahun 2019 mereka memutuskan untuk membuka toko pertama di Surabaya karena pelanggan Chathaulos banyak yang dari Surabaya. Rencananya akan diikuti dengan membuka toko lain di Jakarta.

Ibu Martha di outlet Chathaulos Surabaya

 

Nama Chathaulos sendiri dipilih dari gabungan nama Charles (suami Martha Simanjuntak) dan Atha sapaan akrab Ibu Martha. Meskipun terkesan sederhana, namun tersimpan semangat dan harapan untuk Chathaulos. Ibu Martha ingin mengelola bisnis ini seperti beliau membangun rumah tangga bersama suaminya.

 Jenis Ulos yang digunakan oleh Chathaulos

 

  • Ulos Sadum

 

Ulos jenis ini adalah Ulos dengan warna dan corak yang warna warni. Karena keindahannya, Ulos jenis ini biasanya dijadikan pemberian sebagai simbol kasih saying.

 

  • Ulos Mangiring

 

Ulos Mangiring memiliki corak yang saling iring-beriring. Sering diberikan orang tua kepada cucunya dengan harapan selalu beriringan dengan orang tua.

 

  • Ulos Ragi Hotang

 

Ulos Ragi Hotang sering diberikan kepada pengantin dengan harapan agar ikatan lahir batin pengantin dapat teguh seperti ikatan hotang (rotan).

Produk yang dikembangkan oleh Chathaulos

 

  •  Blazer
  • Long outer
  • Kebaya kombinasi ulos
  • Overall
  • Kemeja dan masih banyak lagi

Jenis busana dikembangkan oleh Chathaulos memang sangat beragam dan bisa digunakan keseharian, tidak hanya dalam upacara adat. Saat ini Chathaulos bekerjasama dengan 5 pengerajin Ulos di Sumatera Utara dan sangat selektif untuk menjaga kualitas Ulos.

Meskipun memiliki cita-cita untuk berinovasi dengan Ulos agar semakin akrab dengan masyarakat Indonesia, Chathaulos tidak lupa untuk tetap menjaga nilai-nilai tradisi Ulos. Ibu Martha selalu memperhatikan jenis-jenis Ulos yang akan digunakan.

Seperti yang kita tahu beberapa Ulos memiliki makna yang sangat dalam sehingga tidak boleh digunakan sembarangan. Beliau memastikan jika Ulos yang digunakan untuk busana di Chathaulos tetap menjaga nilai-nilai tradisi yang terkandung.

Desain dan produk fashion Chathaulos masih akan dikembangkan. Keinginan Ibu Martha bahwa produknya tidak hanya mengikuti tren busana yang ada, namun bisa menjadi trendsetter fashion dengan sentuhan keindahan Ulos.

Chathaulos

Outlet Surabaya: Business Center Apartemen Taman melati Surabaya

Instagram: chatha_ulos

Pemesanan: +62 812-8484-4428

 

 

Sumber : https://www.dindahnurma.com/2019/09/soft-launching-chathaulos-surabaya.html

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Live Chat